Kamis, 11 Juli 2013

Ekonomi rakyat 2013

Perekonomian rakyat tahun ini bisa menjadi perekonomian yang penuh prokontra apalagi setelah adanya kenaikan BBM yang membuat sebagian besar rakyat Indonesia pendapatannya kecil. Disebut juga sebagai perekonomian politik dimana para penguasa politik negara berusaha mengambil hati rakyat untuk pemilu tahun depan.

Dengan mengutip data BPS pada bulan September 2012, Sagir mengingatkan, jumlah penduduk miskin Indonesia mencapai 28,59 juta atau sekitar 11 persen darijumlahpenduduk Indonesia. Persentase terbesar terdapat di daerah pedesaan yaitu 63,25 persen dan komoditi makanan menyumbang sekitar 73,5 persen dari penyebab kemiskinan. Angka kemiskinan ini berpotensi untuk bertambah, mengingat beberapa komoditi makanan seperti cabai, daging, bawang dan sebagainya dalam beberapa bulan terakhir terus meningkat sehingga akan semakin melemahkan daya beli masyarakat. 

Dari data diatas maka sudah jelas rakyat Indonesia masih banyak yang harus dibantu dalam hal ekonomi, supaya pendapatan perkapita di negara ini bisa menjadi rata atau diatas standart minimum. Namun tidak berarti hanya tugas pemerintah saja untuk membangun ekonomi, rakyat yang ingin dibantu pun harus mengikuti sistem yang telah dibuat, supaya semua berjalan sesuai harapan dan tujuan tercapai. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar